Masuk Bursa, Nilai Bitcoin Meroket ke Rp 86 Juta

bitcoin indonesia – Nilai Bitcoin kembali meroket setelah pengumuman bursa Chicago Mercantile Exchange (CME) yang akan mengikutsertakan mata uang digital sebagai salah satu komoditasnya. CME merupakan sebuah bursa yang berbasis di kota Chicago yang merupakan bursa berjangka terpopuler di AS.

Nilai Bitcoin kini menyentuh angka US$ 6.400 atau Rp 86 juta (asumsi kurs Rp 13.469 per dolar Amerika Serikat) pada perdagangan Selasa lalu. Chairman dan CEO dan CME Terry Duffy mengatakan, ia percaya diri dengan masuknya bitcoin sebagai komoditas yang diperdagangkan.

“Dengan meningkatnya minat klien terhadap pasar kriptocurrency yang berkembang, kami telah memutuskan untuk memperkenalkan kontrak berjangka bitcoin,” tutur Duffy.

Kontrak berjangka bitcoin akan dilunasi secara tunai dan didasarkan pada CME CF Bitcoin Reference Rate (BRR), yang diluncurkan CME pada November 2016 dengan platform perdagangan mata uang digital yang berbasis di London. Tingkat referensinya adalah harga penyelesaian harian yang diterbitkan pada pukul 4 sore waktu London.

Dalam waktu kurang dari 10 tahun, bitcoin mampu berkembang sangat pesat dari mata uang yang hanya digunakan di pasar gelap hingga komoditas bursa. Seluruh industri juga mulai fokus untuk menambang bitcoin, menjual peralatan pertambangan digital dan menawarkan layanan perdagangan bitcoin.

Kenaikan nilai bitcoin ini pun mampu menambah keuntungan bagi penemunya, Satoshi Nakamoto. Berkat nilai Bitcoin yang meningkat, kekayaan pria ini meroket ke angka US$ 5,9 miliar.

Seperti disadur dari Quartz, Satoshi dilaporkan memiliki aset bitcoin sejumlah 980 ribu keping. Dengan kekayaan sebanyak itu, dia kini berada di peringkat 247 orang terkaya dunia, di bawah penerus Wal-Mart Ann Walton Kroenke. bitcoin indonesia